Peluang & Tantangan  Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

Dengan terbentuknya sebuah kawasan ekonomi yang terintegrasi di wilayah Asia Tenggara yang dimana sekarang ini dikenal dengan istilah Masyarakat Ekonomi ASEAN  atau yang disingkat dengan (MEA) atau ASEAN Economic Community (AEC), Indonesia  sendiri salah satu negara yang ada dari sembilan anggota ASEAN lainnya yang dimana sudah memasuki sebuah persaingan yang dimana  sangat ketat di dalam bidang ekonomi. Pada dasarnya, MEA sendiri yang dimana merupakan sebuah wadah yang dibentuk dan juga  yang sangat penting bagi sebuah kemajuan negara-negara yang berada di ASEAN dalam  hal mewujudkan kesejahteraan sehingga nantinya keberadaannya  tentunya juga menjadi salah satu hal yang nantinya akan harus disikapi dengan positif.

Peluang & Tantangan  Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

Dan diharapkan juga nantinya, dimana negara-negara yang ada di kawasan Asia Tenggara sendiri yang dimana bisa berkompetisi dan juga  bisa menempatkan ASEAN sendiri yang bisa masuk ke dalam pasar terbesar yang ada di dunia. Diharapkan juga nantinya akan terbentuknya sebuah pasar tunggal yang dimana  tersebut mendorong negara-negara  lainnya yang ada di ASEAN sendiri untuk dapat bisa mencapai sebuah stabilitas dan juga untuk sebuah  kemajuan ekonomi yang dimana sangat kuat dalam menghadapi sebuah arus dan juga sebuah persaingan secara global.

Meskipun adanya MEA sekarang ini dimana sekarang masih menjadi daftar sbobet88 satu hal yang  juga menjadi pro dan kontra, perdebatan tentang MEA tersebut yang dimana semuanya  cenderung mempertanyakan kesiapan negara-negara anggota yang ada di  dalam menghadapi iklim ekonomi baru  yang ada di wilayah Asia Tenggara.  Dalam menunjang dari sebuah tujuan MEA tersebut, setidaknya dimana  ada empat hal yang menjadi  fokus utama yang  dimana hal tersebut menjadi salah satu hal yang sudah dijalankan pada era pasar bebas ini yang dimana sebagaimana yang akan kita bahas di dalam artikel ini. 

Fokus Utama MEA

Sebagai masyarakat yang sangat dinamis, sudah selayaknya  dimana bahwa kita  juga harus bisa melihat lebih banyak dampak yang positif dari adanya pasar bebas di Asia Tenggara atau MEA ini.  ASEAN Economic Community atau juga MEA secara garis besar  yang dimana ini semua dibentuk dan juga terfokus dalam beberapa hal, yaitu:

Pasar Tunggal

MEA  yang dimana sebagai suatu pasar tunggal  yang dimana ada di kawasan Asia Tenggara yang dimana semuanya difungsikan sebagai sebuah kawasan yang ada dalam sebuah kesatuan pasar dan juga semuanya basis produksi. Terciptanya sebuah kesatuan pasar dan juga sebuah basis produksi tersebut yang dimana menjadi salah satu cara yang juga  akan menghilangkan batasan yang ada  terhadap arus barang, investasi, modal, dan jasa serta  tenaga profesional  yang ada di dalam antarnegara di Asia Tenggara.

MEA Berorientasi

MEA berorientasi untuk dapat membentuk  sebuah kawasan ekonomi yang dimana biasanya juga akan memiliki  sebuah daya saing  yang sangat tinggi dengan beberapa  kebijakan-kebijakan, perlindungan konsumen, dan juga berbagai macam  tentang perjanjian untuk saling menciptakan sebuah kondisi ekonomi yang memang adil.

Menumbuhkan Usaha 

Menumbuhkan Usaha Mikro Kecil dan juga yang Menengah (UMKM) yang dimana nantinya akan  memiliki daya saing  yang juga tinggi serta juga dalam hal ini yang dimana nantinya juga akan ditunjang dengan kemudahan dalam hal  mendapatkan modal.

MEA Terintegrasi 

MEA terintegrasi dengan sebuah perekonomian global sehingga dimana anggota MEA sendiri akan memiliki sebuah jangkauan pasar yang diraih di  negara-negara  yang ada di kawasan Asia Tenggara  yang dimana hal ini tentunya menjadi salah satu hal yang jauh lebih optimal. Dengan demikian, dimana nantinya negara peserta  yang juga nantinya dalam hal ini akan ditantang untuk dapat bersaing secara ketat satu sama lain. Pasar bebas yang dimana menjadi salah satu hal yang juga  harus disadari betul  tentang kondisinya agar nantinya menjadi salah satu hal yang juga akan terus bisa mengembangkan semua kemampuan dalam mengikuti sebuah persaingan  yang nantinya akan ada di bidang apa pun. Banyak peluang yang  dimana juga bisa diambil dari MEA seperti hal yang akan dijabarkan berikut ini.

Banyak sektor Peluang 

Beberapa Sektor yang dimana nantinya akan  Menjadi sebuah Peluang  yang sudah ada bagi Indonesia yang sudah masuk ke dalam MEA Sebenarnya dengan adanya MEA ini yang dimana menjadi salah satu cara yang nantinya juga akan  memberi kan sebuah peluang yang ada bagi Indonesia. Mengingat Indonesia  sendiri yang dimana salah satu negara yang dikenal dengan memiliki jumlah penduduk yang  dimana sangat terbesar di Asia Tenggara. Total jumlah penduduk  yang ada kawasan Indonesia sendiri yang dimana jika di jumlahkan hampir 40% yang ada dari total keseluruhan  dari penduduk ASEAN. Fakta ini sendiri yang dimana juga  bisa dijadikan salah satu dari acuan  yang dimana biasanya akan digunakan untuk menguasai sebuah pasar ASEAN jika didukung dengan sebuah produktivitas yang tinggi. Selain itu,  yang dimana negara Indonesia sendiri adalah salah satu negara yang  juga memiliki sebuah sumber daya alam  atau juga (SDA) dan juga sebuah sumber daya manusia  yaitu (SDM)  yang dimana juga dikenal sangat potensial.

Tentu saja hal tersebut yang dimana menjadi salah satu yang juga akn  sejalan dengan adanya ASEAN Economic Community Blueprint yang  dimana mana nyonya dalam  hal  ini intinya adalah MEA menjadi salah satu hal yang dimana juga sangat diperlukan dalam hal  mengurangi kesenjangan yang ada  antarnegara ASEAN. MEA juga  yang dimana menjadi salah satu hal yang juga dapat digunakan sebagai  salah satu dari jembatan yang dimana ada di dalam membangun sebuah rantai suplai dari makanan dan juga bisa menjadi sebuah perantara yang digunakan untuk melakukan kegiatan ekspor-impor dengan beberapa negara-negara lainya yang ada di  non-ASEAN.

Kesempatan baik tersebut tentunya menjadi salah satu yang bisa dapat dimanfaatkan Indonesia sendiri dimana nantinya  untuk  dapat mengurangi sebuah hambatan perdagangan. Dengan tidak adanya sebuah hambatan yang ada di dalam bidang perdagangan, Indonesia yang dimana juga akan  mampu meningkatkan sebuah kegiatan ekspor-impor sehingga nantinya hal ini juga  bisa meningkatkan gross domestic product (GDP) atau juga  produk domestik bruto (PDB). Karena itu, Indonesia  yang dimana apakah sanggup untuk berkompetisi dengan beberapa produk-produk unggulan yang semuanya ada di dalam bidang perikanan, pertanian, dan  juga perkebunan.

Pengembangan SDM

Pengembangan Sektor dalam Investasi dan  juga SDM yang dimana menjadi salah satu hal yang juga Menjadi Prioritas. Selain  itu dimana sektor jasa dan  juga sumber daya alam, Pemerintah juga harus lebih fokus dalam hal mengembangkan  sebuah sektor investasi dan juga  SDM. 

Itulah beberapa hal yang menjadi peluang dan juga tantangan bagi negara-negara yang tergabung di dalam MEA termasuk juga dengan Indonesia. Jika dilihat dengan adanya MEA ini memang menguntungkan namun juga harus didukung dan juga dipersiapkan oleh beberapa komponen pentingnya. 

Cara yang Dilakukan dalam Bersaing Menghadapi MEA

Ibarat juga dimana sekarang ini kita sedang menghadapi sebuah pertempuran, yaitu dengan kelompok pasukan yang ingin pergi bertempur tentu yang dimana tentunya harus melakukan sebuah persiapan yang nantinya juga agar dapat untuk  bisa memenangkan sebuah pertempuran. Kecil juga nantinya sebuah kemungkinan untuk pasukan tersebut yang nantinya akan bisa menang jika nantinya mereka yang akan datang untuk ke medan pertempuran yang dimana nantinya hanya  dapat berbekalkan sebuah nyali dan juga sebuah semangat. Musuh yang juga pasti juga sudah dapat mempersiapkan semua perlengkapan yang ada dengan baik mereka agar nantinya kesempatan untuk dapat menang kian besar. Karena itu, tentunya pasukan mana dengan yang mempunya sebuah persiapan yang cukup lebih baik, yang dimana hampir bisa untuk dapat dipastikan akan menang dalam sebuah pertempuran.

Begitu juga yang dimana dengan datangnya sebuah berlakuan dari pasar yang ada di bebas ASEAN. Masyarakat Ekonomi Asean atau yang biasanya kita kenal dengan sebutan (MEA) menjadi salah satu dari arena dan juga salah satu persaingan yang terdiri antar negara-negara Asia Tenggara. Tidak hanya yang da di dalam sebuah arena olahraga dalam bentuk SEA Games saja, tetapi dalam beberapa konteks kompetisi yang ada dalam bidang ekonomi, satu sama lainnya yang tentunya ada di negara-negara ASEAN bersaing. 

Dalam Bersaing Menghadapi MEA

Meskipun yang dimana pada dasarnya, sendiri yang dimana MEA sendiri sebuah jalan yang juga membuka banyak kesempatan yang ada dari negara-negara yang ada di ASEAN untuk dapat bisa meningkatkan taraf dari perekonomian mereka, tetapi yang ada di dalam praktiknya yang dimana akan ada nya juga banyak persaingan yang umumnya akan terjadi juga di  antarnegara-negara ini untuk dapat bisa menjadi salah satu negara pemimpin permainan joker123 dalam distribusi barang dan juga jasa yang kian mudah untuk kedepannya. Setiap negara yang menjadi  peserta MEA juga biasanya akan dipastikan akan saling bersaing antara satu sama lain untuk dapat saling berebut pangsa pasar yang ada di dalam kawasan  Asia Tenggara. Berikut ini adalah beberapa fakta yang dimana perlu diketahui terkait dengan adanya MEA yang dimana juga bisa jadi informasi yang bermanfaat untuk anda yaitu:

  • MEA yang dimana sudah dijadikan sejak lama, namun kemudian baru pada tahun 2015 dan diberlakukan untuk pasar perdagangan yang ada di Indonesia.
  • MEA sendiri membuka juga kesempatan bagi seluruh pekerja yang tentunya ada di kawasan Asia Tenggara untuk dapat meningkatkan kesejahteraan hidup mereka, karena dengan adanya MEA ini cakupan ketersediaan lapangan pekerjaan yang tentunya akan luas.
  • Produk-produk, yang ada baik dari Indonesia dan juga yang terdapat dari negara lain, yang dimana beberapa produknya dapat diperdagangkan dengan cara bebas dan juga dengan legal tentunya. Karena sudah banyak sekali juga produk Indonesia yang sudah diakui, khususnya yang berada di kawasan Asia Tenggara.
  • Memacu Indonesia untuk dapat meningkatkan kualitas dan juga kuantitas dari sumber daya manusianya.
  • Produk dalam negeri yang dimana nantinya juga mau tidak mau akan bersaing dengan beberapa produk luar negeri yangsudah masuk ke Indonesia.

Berjalannya MEA yang dimana juga akan ada di negara Asia Tenggara yang dimana tentunya hal ini sendiri yang dimana juga menjadi sebuah hal yang tentunya diharapkan akan  dapat mewujudkan beberapa tujuan, di antaranya:

 

  • Menjadikan ASEAN sendiri yang dimana menjadi kawasan ekonomi yang dimana sangat kompetitif yang ada di antara negara-negara yang berada di dalam kawasan Asia Tenggara yang dimana nantinya juga agar bisa bersaing dengan banyak kawasan lainnya.
  • MEA yang dimana juga nantinya akan menjadikan ASEAN sendiri sebagai salah satu wilayah untuk dapat melakukan sebuah pembangunan ekonomi yang dimana hal tersebut juga bisa dilakukan secara merata tanpa adanya sebuah kesenjangan sosial.
  • Daerah-daerah yang berada di tanah air diharapkan juga dapat bisa fokus secara penuh untuk dapat membangun sebuah ekonomi yang ada di dalam era globalisasi pada saat ini.
  • Menjadikan ASEAN sendiri yang dimana juga merupakan sebuah tempat atau sebagai pasar produksi tunggal.
  • Dengan memperhatikan sebuah perkembangan positif yang ada dari MEA, secara perlahan yang dimana nantinya juga mulai terbuka dalam beberapa peluang atau dalam beberapa kerja sama dan juga manfaat seperti yang dimana tentunya sudah dapat dijelaskan di bawah ini.

Manfaat MEA bagi Indonesia

Sejak diberlakukan, sistem atau menjadi anggota MEA  yang dimana hal ini juga memberikan banyak dari kesempatan bagi pelaku yang ada di dalam bisnis ini di Indonesia untuk dapat menjalin sebuah kerja sama yang ada dengan banyaknya pebisnis yang ada dari negara lain. Bentuk kerja sama yang dimana juga dilakukan untuk dapat memberi berbagai macam manfaat, yang ada di antaranya:

Menstabilkan sebuah Perekonomian Negara

Hadirnya MEA sendiri yang dimana juga menjadi salah satu yang juga diharapkan menjadi salah satu tonggak yang juga awalnya dalam menstabilkan sebagai salah satu dari perekonomian negara. Hal ini juga menjadi salah satu yang juga bisa terwujud karena adanya MEA bisa meningkatkan sebuah perekonomian yang ada di suatu negara.

Memberi sebuah Keuntungan dari Segi Ekspor & Impor

Nantinya juga yang akan ada lebih banyak dari kemudahan yang ada bagi produk-produk yang ada dari setiap negara untuk dapat  keluar masuk ke dalam negara-negara lain. Tidak ada lagi yang namanya hambatan yang ada di bea cukai sehingga yang dimana nantinya juga produk akan lebih cepat untuk dapat datang dan juga akan  lebih aman.

Meningkatnya Investasi

MEA yang dimana juga tentunya dapat berfungsi atau juga  bisa menjadi salah satu jalan bagi orang yang ingin meningkatnya nilai investasi yang biasanya bisa dilakukan para pengusaha yang ada di dalam sektor perdagangan internasional.

Menjadikan Pebisnis Kreatif

Persaingan yang nantinya juga akan semakin membuat para pebisnis yang ada dimana juga nantinya mereka bisa berusaha semaksimal mungkin untuk dapat menjadi seorang penguasa yang ada di dalam di bidang yang mereka tekuni. Pebisnis yang nantinya akan mencoba berbagai macam cara kreatif demi hal  menarik dan juga lebih banyak konsumen, yang nantinya ujungnya tentu juga untuk lebih banyak mengeruk berbagai keuntungan.

Menyejahterakan Masyarakat

Berjalan secara beriringan dan juga dengan semakin majunya sebuah perekonomian yang ada pada suatu negara yang ada pada masa MEA maka sebuah kesejahteraan yang nantinya juga ada dan terdapat dalam masyarakat di negara tersebut juga yang nantinya yang akan meningkat. Saat melihat berbagai macam manfaat yang dimana bisa dihasilkan berbagai maka penting bagi setiap pelaku usaha atau juga  tenaga kerja, dan juga Pemerintah untuk dapat mempersiapkan diri pada sebaik-baiknya dalam hal menghadapi MEA.

Itulah beberapa manfaat MEA yang ada dan dampaknya untuk Indonesia. Dimana MEA sendiri juga berdampak kepada semua sektor seperti perdagangan, keamanan dan juga persaingan yang terjadi antara negara-negara yang berada di kawasan Asia Tenggara. 

Mengenal Mitos Vs Fakta MEA Di Dunia

MEA ( Masyarakat Ekonomi Asia ) – dimana ASEAN menjadi salah satu pusatnya pasaran perdagangan yang ada di Indonesia ini. Dilansir dari salah satu situs yang ada bahwasannya, terdapat Mitos beserta fakta yang memiliki lawan arti dari MEA ini sendiri. Dimana sudah menjadi hal yang umum Mitos akan selalu terbantahkan oleh adanya Fakta. Namun dalam hal ini,apakah semuanya itu sepenuhnya Mitos atau justru Ini menjadi fakta nyatanya ?.. Siapa Yang Tahu!!!

Dimulai dari adanya Kekhawatiran di dalam menyongsong MEA atau Masyarakat Ekonomi ASEAN yang memanglah masih Merajalela di dalam waktu pelaksanaanya yang sudah dimulai sejak tanggal 31 Desember tahun 2015 silam.. dan dari sinilah terdapat pula sedikitnya kesalahan atau kekeliruan yang terjadi dalam memahami penerapan dari MEA itu sendiri. Sehingga mulai timbul lah mitos-mitos di tengah masyarakat, yang terutama di landasi langsung oleh soal Indonesia apakah mampu dalam menghadapi adanya MEA ini ?…

Kurang lebihnya terdapat beberapa Mitos yang memang harus disoroti lebih mendalam lagi dan bisa dijawabnya dengan penggunaan fakta yang sangat penting bagi MEA ini. Jika kalian belum paham mengenai MEA itu apa, maka bisa membaca setidaknya artikel seelum ini yang memang membahas inti pokok mengenai adanya MEA itu sendiri. Barulah sehabis itu kalian bisa mengetahui adanya Mitos dan Fakta mana yang mendukung adanya MEA ini!!

Seputar Mitos Yang Ada Pada Masyarakat Ekonomi ASEAN

Kurang lebihnya terdapat 3 mitos yang mendasari MEA ini sendiri. Dimana fakta ini bisa dimulai dari mitos pertamanya.

# Mitos MEA 1

MEA ini sendiri bisa dipahami sebagai salah satu pasar bebas atau Free Market yang memiliki arti nyata terhadap Mobilisasi, lalu juga barang serta jasa, dan juga terdapat adanya tenaga kerja yang dapat berlangsung di Negara anggota ASEAN tanpa harus mengalami hambatan yang pasti. Padahal kalian juga tahu, bahwasannya MEA ini sendiri tidak hanya sbagai salah satu pasar yang bebas, namun juga menjadi suatu pasar bersama atau Comon Market yang akan tebentuk berdasarkan dari 4 pilar pokok yakni :

–      Pasar tunggal yang memanglah berbasis pada produksinya.

–      Memiliki sebuah kawasan ekonomi yang memang berdayakan saing yang sangatlah tinggi.

–      Memiliki pembangunana ekonomi yang sangat merata.

–      Terdapat sautu Integritasi yang jelas terhadap Perekonomian Global yang ada.

Adakah Tujuan Tersendiri Dari Dibentuknya MEA ?..

Jawab : Tentu MEA ini memiliki tujuan tersendiri. Yanag dimana tujuannya itu untuk meningkatkan suatu kapasitas pasar masing-masing Negara anggota ASEAN. Dan dari sinilah nantinya di setiap Negara anggota ASEAN akan mampu untuk melakukan daya saing yang sehat. Dalam artian lain yakni , ASEAN sendiri sudah berupaya agar nantinya penerapan pasar bebas kawasan bisa menjadi lebih adil serta merata.

# Mitos 2 MEA

Pada mitos ini dinyatakan sudah asumsi bahwasannya MEA itu bisa untuk meningkatkan pergerakan tenaga kerja antarnegara ASEAN. Dan dari sinilah memberikan sebuah dampak yang semakin berimplikasoi terhadap ketatnya persaingan tenaga kerja yang ada di Indonesia.

MEA sendiri memiliki sebuah prinsip dimana tidak akan membuka kesempatan pekerjaan seluas-luasnya bagi tenaga kerja asing. Dan ini dikatakan benar MEA memang memiliki kebijakan mengenai hal tersebut yang dikenal dengan sebutan MRA atau pengaturan pengakuan bersama. Namun, MEA pun hanya dapat mengatur tenaga kerja yang Profesional bukan buruh. Dan yang diatur dalam hal ini ialah bidang pekerjaan pada sektoe Kesehatan, konstruksi, Pariwisata, akuntansi serta Surveyor.

Jika nantinya suatu komposisi tenaga kerja yang DOMESTIK Sbobet88 dibandingkan dengan tenaga kerja asing yang ada. Maka kurang lebihnya 5 jt orang di Indonesia yang bekerja di luar sana sudah mencakup sebagai pekerja professional serta pekerja Buruh.  Jumlah ini bisa dikatakan adalah jumlah yang lebih banyak di bandingkan tenaga kerja asing yang bekerja di Indonesia kurang lebih dalam jumlah 64 ribu twnaga kerja yang ada. Ya jika dipersingkat tenaga kerja Indonesia akan mendapatkan sudut pandang yang Progresif di banding dengan tenaga kerja yang asing. Baik di Negara asing atau di Negara sendiri.

# Mitos 3 MEA

Terdapat lemahnya daya saing yang dimiliki oleh Indonesia. Dan ini benar adanya jika Indonesia menjadi salah satu Negara yang tidak unggul di dalam ke anggotaan ASEAN. Diambil dari sebuah situs Tempo Co, disini terdapat data yang menyebutkan Indeks daya saing jika dilihat secara Global 2014 – 2015 Singapura menjadi pesaing berat yakni menduduki peringkat teratas. Dimana masuk kedalam peringkat ke 2 terbesar yang ada di dunia. Kemudian barulah disusul oleh Malaysia di tingkat 20, Thailand di tingkat 31, serta Indonesia sendiri masuk di tingkat 34. Dan Indeks ini berdasarkan dari Inovasi, Infrastruktur, serta perkembangan finansial yang terjadi.

Biar mendapati kedudukan di peringkat ke 34, Indonesia sendiri tetap mendapatkan sebuah keunggulan tersendiri yang telah disiapkan dalam persaingan kawasan. Yakni, dilihat dari hal-hal ini :

–      Indonesia sendiri menjadi pasar terbesar yang ada di ASEAN dengan diisi 240 jiwa serta 1/3 dari pasar ASEAN ini memang ada di Indonesia. Dan ini menjadi salah satu bonus keunggulan yang di berikan oleh Indonesia.

–      Dari Kewirausahaan di Indonesia ini, mengalami perkembangan cukup signifikan yang terlihat jelas dari jumlah kapasitas kewirausahaannya. Usaha Mikro, dan UMKM sudah tumbuh sekitar 50 juta unut UMKM nya. Dan tahun 2007 lalu sudah meningkat menjadi 56 juta unit tahun 2013. Dan jika melihat nilai ekspor yang ada dari 140 Triliun hingga mencapai 200 triliun.

–      Presiden Joko Widodo pun juga sudah mencanangkan adanya paket-paket kebijakan ekonomi yang telah mendorong pertumbuhan dari Ekonomi itu sendiri. Berjalan dari adanya upaya dalam penyederhanaan regulasi, serta kemudahan di dalam proses bagi seorang Investor untuk bisa memperoleh izin dalam melakukan Investainya. Dan juga termasuk kedalam peningkatan kesejahteraan buruh. Bisa diambil contoh yakni adanya seorang Investor nanti bisa untuk mendapatkan Investmen Licensing Service dalam kurun waktu 3 jam saja.

Jika di persingkat, maka akan mendapatkan sebuah inti :

“ dimana, pemerintah sebaiknya saat ini itu bisa tetap berada di jalur koridor ya pas. Hal ini dinilai untuk bisa membantu dalam menangani berbagai macam isu-isu yang berkaitan langsung dengan adanya sebuah daya saing. Paling utama lagi jika dilihat dari peningkatan sejumlah kualitas Infrastruktur, pengembangan di Inovasinya, serta menjaga dalam ke stabilan nilai keuangan Negara. “

Maka, sebaliknya juga .. jika nanti Indonesia sendiri menunda dalam melakukan partisipasinya didalam Implementasi MEA, maka hal ini tidak akan semerta merta menjadikan Indonesia itu sendiri lebih baik dan lebih bisa dalam berdaya saing. Apalagi jika ini dilihat dari sudut pandang kondisi perekonomian secara global yang sangatlah Dinamis dan memiliki ketergantungan menuntut Negara-negara yang ada di dunia ini terus menerus berkembang agar nantinya mudah melakukan adaptasi terhadap pengaruh perubahan global yang terjadi.

Jika nanti Indonesia absen mengenai Implementasi MEA, kebayang dong hal ini menjadi penghambat utama bagi proses adaptasi Indonesia di dalam perekonomian Global.